Loka Wisata Batur Raden Purwokerto

{UNIQUE NEWS CENTER at home and abroad}
pic di atas di ambil dari Facebook Ukhty yg baik hati.. hhhh

OBYEK wisata sekitar Kebun Raya Baturaden merupakan obyek wisata yang telah lama dikenal masyarakat, baik masyarakat sekitar maupun oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Bahkan obyek wisata yang dikemas dalam paket Wisata Baturaden telah dikenal oleh masyarakat manca negara.



SEJARAH BATURRADEN
Baturraden merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sejak tahun 1928, Baturraden dikenal sebagai obyek wisata pegunungan. Pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan alam dan udara pegunungan yang sejuk dengan suhu antara 18°C-25°C. Dalam kondisi cuaca yang bagus dan cerah, pemandangan Kota Purwokerto, Nusakambangan, dan pantai Cilacap dapat terlihat dengan jelas dari puncak Baturraden.
Nama Baturraden berasal dari dua kata (bahasa Jawa), yaitu Batur (bukit, tanah, teman, pembantu) dan Raden (bangsawan). Bila digabung, kata “Baturraden” dapat bermakna: tanah yang datar atau tanah yang indah. Ada dua versi sejarah Batu Raden, yaitu versi Syekh Maulana Maghribi dan versi Kadipaten Kutaliman. Menurut versi yang pertama, Syekh Maulana Maghribi, Pangeran Rum yang berasal dari Turki dan beragama Islam, pernah merasa penasaran dengan cahaya terang misterius yang menjulang ke angkasa dan bersinar di bagian timur. Sang Pangeran kemudian mencari asal cahaya tersebut. Singkat cerita, setelah melakukan pendakian hingga ke puncak sebuah gunung, Sang Pangeran melihat ada seorang pertapa Buddha yang bersandar pada sebuah pohon jambu yang memancarkan sinar cahaya ke atas. Lokasi ini kemudian dikenal dengan sebutan Baturraden. Sedangkan menurut versi kedua, cerita Baturraden terkait dengan kisah cinta antara anak perempuan Adipati Kutaliman dengan pembantunya yang menjaga kuda.
Luas tanah keseluruhan kawasan obyek wisata Baturraden adalah 16,5 Ha, dengan luas lahan investasi 4 Ha. Status tanah adalah HPL (hak pengelolaan) Pemerintah Daerah (Pemda).
Keistimewaan Baturraden terletak pada aneka ragam jenis obyek wisata yang ditawarkan. Di samping wisata utama Baturraden, di kawasan ini juga terdapat banyak lokasi wisata lain yang juga menarik untuk dikunjungi, di antaranya adalah:
1. Taman Botani. Taman ini menyediakan aneka ragam tanaman hias, tanaman bongsai, dan tanaman langka, seperti Tanaman Havana, Daun Dewa, Brimulia, Keladi Tikus, Antarium Lipstik, Palem Paris, Lidah Gajah, dan Widoro Laut. Harga tanaman-tanaman ini terbilang cukup murah dan dapat dijangkau oleh pengunjung yang ingin menjadikannya sebagai cinderamata.
2. Curug Gede. Obyek wisata ini terletak di Desa Wisata Ketenger, jaraknya kurang lebih 3 km dari Baturraden. Di sana terdapat sebuah air terjun yang indah.
3. Pancuran Pitu, yang berjarak 2,5 km dari Baturraden. Pancuran ini terletak 2,5 km dari Baturraden. Pancuran ini merupakan sumber air panas bumi dengan temperatur 60°-70° C yang langsung mengalir dari kaki Gunung Slamet melalui tujuh pancuran.
4. Pancuran Telu. Pancuran ini diresmikan pada tanggal 18 Januari 1987. Pancuran ini mengalirkan air panas bersulfur dengan suhu 40‘C yang konon dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tulang.
5. Wana Wisata. Obyek wisata ini terletak 2 km dari Baturraden. Wana Wisata menyajikan pemandangan hutan yang hijau dan indah. Tempat ini sangat cocok untuk kegiatan berkemah dan jungle tracking.
6. Telaga Sunyi. Telaga ini terletak di sebelah timur, yang berjarak sekitar 3,5 km dari Baturraden. Telaga ini terbilang indah, airnya jernih dan dingin.
7. Taman Kaloka Widya Mandala, yang merupakan kebun binatang sekaligus sebagai wisata pendidikan. Di taman ini terdapat sejumlah binatang yang didatangkan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti kambing kaki tiga, gajah, beruk, sapi kaki lima, ular sanca, monyet, landak, buaya Irian, orangutan, dan rusa. Di komplek wisata ini juga terdapat Museum Satwa Langka yang berisi binatang seperti beruang madu, harimau Sumatera, dan macan dahan.
Di samping obyek wisata yang cukup banyak, kawasan Batu Raden ini juga diwarnai dengan fasilitas seni dan budaya, yaitu:
1. Grebeg Syura atau Sedekah Bumi. Upacara ini dilakukan pada tanggal 9 Bulan Syura. Tujuannya adalah sebagai tolak bala, yaitu dengan melakukan kegiatan-kegiatan berupa ruwat bumi dan selamatan di makam-makam leluhur.
2. Kenthongan, merupakan kesenian musik khas Banyumas. Alat utama kesenian ini adalah kenthong yang berupa potongan bambu yang diberi lubang di sisinya secara memanjang. Untuk memainkannya perlu dikentong.
3. Calung dan lengger. Calung merupakan alat musik yang juga terbuat dari potongan bambu, diletakkan secara melintang, dan dimainkan dengan cara dipukul. Sedangkan lengger adalah tarian yang dimainkan dua orang perempuan atau lebih dan diiringi dengan calung.
4. Pakaian adat Banyumas. Pakaian adat Banyumas ada dua macam, yaitu pakaian untuk kalangan wong cilik (seperti pakaian ancingan, bebed wala, pinjungan, iketan, dan nempean) dan pakaian untuk kalangan bangsawan (beskap untuk pria dan nyamping untuk perempuan).
5. Ebeg (kuda lumping). Ebeg merupakan tarian tradisional Banyumas dengan ciri khasnya menggunakan kuda kepang. Dalam pertunjukan biasanya diiringi dengan gamelan yang bernama bendhe.
6. Pameran tanaman hias, seperti havana, daun dewa, dan palem paris.
7. Sadranan. Ritual ini berupa bersih-bersih makam yang dilanjutkan dengan acara kenduren. Tujuannya adalah untuk mengenang arwah para leluhur.
Baturraden terletak di sebelah selatan kaki Gunung Slamet pada ketinggian sekitar 640 meter di atas permukaan laut. Lokasi obyek wisata ini berada di sebelah utara dan berjarak sekitar 14 km dari Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari Kota Purwokerto perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 15 menit. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dari terminal Kebondalem Purwokerto menuju lokasi wisata Batu Raden.
Di lokawisata Baturaden terdapat sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati, yaitu:
1. Kolam renang (Rp. 1.500,00 per orang)
2. Kolam luncur (Rp. 1.500,00 per orang)
3. Pijat lulur belerang dan mandi air panas (Rp. 15.000,00 per orang)
4. Sepeda air (Rp. 1.500,00 per orang)
5. Mandi air panas VIP (Rp. 3.000,00, maksimal 15 menit)
6. Mandi Air Panas Kelas I (Rp. 2.000,00, maksimal 15 menit)
7. Mogen atau mobil genjot (Rp. 1.500,00, maksimal 15 menit)
8. Komedi putar (Rp. 1.500,00, maksimal 15 menit)
9. Kereta mini (Rp. 2.000,00 per orang)
dan masih banyak lainnya seperti theater 4D, Air terjun Pelangi, Taman Bunga, Theater Alam (dalam pesawat BaturRaden), therapy Ikan, Air terjun Alam, dan msh banyak yang lainnya.
Ada banyak akomodasi dan fasilitas yang tersedia di obyek wisata Baturraden ini, yaitu sebagai berikut:
1. Di pusat wisata Baturraden terdapat banyak villa, wisma Baturraden, dan hotel.
2. Di sebelah timur kawasan wisata Baturraden juga terdapat banyak villa dan hotel.
3. Di sebelah Barat kawasan wisata Baturraden terdapat:
• Banyak hotel.
• Biro perjalanan wisata. Baturraden tidak mempunyai biro perjalanan wisata sendiri. Mereka melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dengan memfasilitasi sejumlah biro atau agen perjalanan wisata.
• Sejumlah restoran.
• Gedung Kertiwana, yang terletak di sebelah kawasan Bumi Perkemahan Baturraden. Gedung yang didesain secara khusus menyatu dengan alam ini mampu menampung 500 orang.
• Palawi SPA Baturraden, sebagai fasilitas untuk SPA dan Aromateraphy.
• Rumah penginapan (homestay) yang terdapat di desa wisata Ketenger dan disediakan untuk umum.
• Beberapa bungalo atau rumah yang disewakan sebagai tempat peristirahatan.
• Beberapa jasa pramuwisata, yang lebih dikhususkan untuk wisatawan mancanegara.
• Kelab malam.
• Panti pijat dan mandi lulur belerang. Fasilitas ini merupakan wisata kesehatan dengan memanfaatkan sumber air panas yang mengandung kadar belerang yang cukup tinggi.
• Terminal Baturraden. Terminal ini berfungsi sebagai tempat kedatangan dan pemberangkatan kendaraan ke Taman Wisata Baturraden, seperti bis umum, bis pariwisata, dan kendaraan pribadi.
• Kios-kios cinderamata, yang menjajakan sejumlah barang, seperti pakaian, sepatu, sandal, jaket, mainan anak-anak, dan asesoris-asesoris lainnya.
• Tempat parkir yang cukup memadai.
IMAGE BATURRADEN

image di ambil dari link UKHTY yang mengijinkan sya meng upload perjalanan'y di BaturRaden




Saat libur lebaran ini memang tarifnya jadi naik daripada hari biasa, tapi Baturraden tak sepi pengunjung malah meningkat drastis. Karena menjadi obyek wisata alam yang menyenangkan bagi siapapun yang datang kesana.

Bagaimana tertarik ke Baturraden?


Comments